PEMPROV JATIM GELAR OUTBREAK RESPONSE IMMUNIZATION DI SAMPANG


Sampang – DISKOMINFO
Pemerintah Propinsi (Pemprop) Jawa Timur menggelar kegiatan Outbreak Response Cmmunization (ORI) se Madura di Kabupaten Sampang, Kegiatan yang di gelar senin 22/1 di Pendopo Bupati jalan Wijaya Kusuma Sampang itu untuk mensosialisasikan pencegahan penyakit Difteri yang berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB)

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Pemerintah Propinsi (Sekprop) Jawa Timur Ahmad Sukardi, Bupati Sampang H Fadhilah Budiono, Forkopimda, Pimpinan SKPD, Kepala Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur, Jajaran TNI/Polri serta Tokoh Masyarakat,

Dalam sambutannya Sekprop Jatim Ahmad Sukardi menyatakan selama tahun 2017 ditemukan 460 kasus Difteri, enam belas orang di antaranya meninggal dunia, Jumlah tersebut meningkat 30 persen di bandingkan pada tahun 2016 yakni 320 kasus,

Dalam skala Nasional 51 persen kasus Difteri berasal dari Jawa Timur, “Lima Daerah tertinggi kasus Difteri di Jawa Timur berasal dari Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sampang, Surabaya, Gresik dan Nganjuk,” ujarnya, Diharapkan dengan adanya kegiatan ORI penularan Difteri dapat di cegah melalui ajakan dari semua pihak untuk mengikuti immunisasi Oleh karena itu pihaknya bekerjasama dengan TNI/Polri, Kepala Desa, Tokoh Agama dan Tokoh.masyarakat

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jawa Timur Kohar Hari Santoso menjelaskan cakupan pelaksanaan ORI di wilayah Madura tahun 2018 di targetkan 1,2 juta lebih dan sasarannya pada usia 1-19 tahun Diharapkan para pimpinan di empat Kabupaten untuk me dukung langkah Pemprop dengan mengeluarkan SK KLB yang menjadi dasar kegiatan berikut anggarannya. (D).